Blog

Deteksi Dini Down Syndrome Saat Hamil dengan NIPT

FullSizeRender_22-665x435

Setiap ibu hamil pastinya mengharapkan bayinya akan terlahir dengan normal dan sehat tanpa ada kekurangan apa pun. Namun bagaimana bila seorang ibu mendapati bayinya terlahir dengan kebutuhan khusus (down syndrome)? Apakah hal ini bisa dicegah? Adakah cara untuk mendeteksinya sejak dini?

Nah, kebetulan pas banget ini Moms, pada tanggal 2 Desember lalu, PT Cordlife Indonesia mengadakan talkshow di acara IMBEX 2018 (Indonesia Maternity Baby Kids Expo) yang mengangkat tema ““Deteksi Dini Kelainan Kromosom dan Pengasuhan Anak dengan Sindroma Down”.  Tujuan dari talkshow ini adalah untuk memberikan edukasi kepada seluruh ibu khususnya bagi ibu yang sedang mengandung untuk mengetahui betapa pentingnya screening / deteksi kehamilan pada trimester pertama dan memberikan edukasi kepada ibu yang memiliki anak dengan down syndrome.

FullSizeRender3-1024x576

Pada talkshow ini, Dr. Meriana Virtin yang hadir sebagai narasumber menerangkan bahwa down syndrome terjadi karena kelainan kromosom pada bayi. Diperkirakan dari angka 16 kelahiran bayi di Indonesia, 1 diantaranya mengalami kelainan kromosom. Untuk itulah pemeriksaan deteksi dini mengenai kelainan kromosom pada ibu hamil ini dirasa sangat penting agar calon orangtua dapat mengetahui kondisi bayinya sejak awal. Saat ini sudah tersedia teknologi NIPT (Non-Invasive Prenatal Test) yang dapat mendeteksi dini kelainan kromosom bayi saat masih di dalam kandungan. NIPT merupakan pemeriksaan yang tidak membahayakan janin serta dapat mendeteksi kelainan kromosom dengan tingkat akurasi 99%.

kromosom

Dr. Meriana menjelaskan bahwa jumlah kromosom manusia secara normal adalah 46. Bila jumlahnya kurang atau lebih dari 46, akan memunculkan kelainan yang berakibat pada down syndrome. Berikut adalah fakta-fakta mengenai kelainan kromosom ini:

  1. Kelainan kromosom tidak dapat dicegah, terjadi secara acak dan tidak berhubungan secara langsung dengan asupan gizi yang dikonsumsi ibu saat hamil.
  2. Kelainan kromosom bukan karena faktor keturunan, jadi bukan kesalahan dari pihak ayah ataupun ibu.
  3. Ibu yang hamil di usia > 35 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kelainan kromosom pada bayi (1 : 350), namun tidak menutup kemungkinan bahwa risiko ini juga bisa terjadi pada Ibu Hamil yang berusia di bawah 35 tahun.

Meskipun ternyata down syndrome tidak dapat dicegah, tapi hal ini dapat dideteksi sejak awal dengan pemeriksaan NIPT seperti yang disebutkan di atas. Dengan pendeteksian sejak dini, bilamana seorang ibu dinyatakan positif mengandung janin yang mengalami gejala down syndrome, maka diharapkan ibu dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk menerima kehadiran Sang Buah Hatinya.

Di event talkshow ini juga dihadirkan Ibu Olivia Maya sebagai perwakilan dari POTADS (Persatuan Orangtua dengan Anak Down Syndrome) dan Ibu Maylani Wiaji sebagai klien Cordlife Indonesia yang mengasuh Sang Buah Hati dengan kebutuhan khusus. Ibu Maylani berpesan kepada para orangtua yang mempunyai anak dengan down syndrome untuk tidak putus asa dan segera mempersiapkan masa depan anak. Karena dengan dukungan dan bimbingan orangtua, keluarga dan masyarakat, anak dengan down syndrome tetap dapat hidup mandiri.

Cordlife Indonesia sendiri juga menyediakan pemeriksaan NIPT yang merupakan tes awal kehamilan untuk mengetahui kelainan kromosom bawaan pada bayi dan MetaScreen™ sebagai deteksi kelainan metabolisme bawaan pada bayi baru lahir dimana proses screening ini tidak menggunakan pengambilan darah melainkan menggunakan urine bayi sehingga tidak akan menyakiti Buah Hati.

Jika Moms berniat untuk melakukan pemeriksaan NIPT, dapat menghubungi Cordlife Indonesia pada :
Email : info@id.cordlife.com
Customer Service Hotline : +62 21-83797424 / +62 813-8060-5508
Website : www.cordlife.co.id

 

Cordlife Life Card: Persembahan Cinta untuk Para Orangtua

Bertepatan dengan event IMBEX (Indonesia Maternity Baby and Kids Expo) yang diadakan di JCC Senayan pada tanggal 30 November 2018 kemarin,  Cordlife Indonesia juga memperkenalkan program barunya lho, yaitu Cordlife Life Card. Kartu spesial ini merupakan persembahan cinta dari Cordlife Indonesia untuk para orangtua yang sudah mempercayakan penyimpanan darah tali pusat buah hatinya di Cordlife.

Cordlife 22

Sebelum kita kenalan lebih jauh tentang Cordlife Life Card ini, Moms sudah tahu belum tentang Cordlife sendiri? PT Cordlife Persada atau yang biasa disebut dengan Cordlife Indonesia merupakan anak perusahaan dari Cordlife Group Ltd. Singapore yang mulai berdiri di Indonesia sejak tahun 2001. Cordlife Indonesia merupakan bank darah dan tali pusat pertama dan terbesar yang ada di Indonesia, bahkan, merupakan bank darah tali pusat no. 1 di Asia Tenggara, lho!

Nah, ngomongin soal darah tali pusat, ini ada alasan rasionalnya lho kenapa sangat disarankan untuk disimpan di tempat khusus. Selama ini menurut pemahaman orang awam kan, tali pusat bayi itu ya dimasukkan ke dalam kendi lalu dikubur di tanah. Atau kalau tidak mau repot, ya diserahkan saja ke pihak Rumah Sakit untuk dimusnahkan begitu saja. Padahal Moms, tali pusat bayi kita itu mengandung keajaiban sel punca yang semestinya dapat dimanfaatkan lebih besar untuk investasi kesehatan seluruh anggota keluarga di masa mendatang.

Cordlife 19

Tentang Cordlife Life Card
Cordlife Life Card ini didedikasikan kepada seluruh orangtua yang telah menyimpan darah dan tali pusat bayi mereka di Cordlife Indonesia dengan ketentuan berikut :

  • Klien dengan masa penyimpanan 10 dan 21 tahun secara otomatis akan menjadi anggota Cordlife Life Card
  • Klien dengan masa penyimpanan tahunan dapat menjadi anggota Cordlife Life Card dengan membayar biaya administrasi sebesar Rp 100.000,- pada saat pendaftaran.

Sebagai pemegang Cordlife Life Card, klien akan mendapatkan fasilitas sebagai berikut :

  • Mendapatkan informasi terbaru dalam terapi sel punca serta promosi dan acara melalui E-News Cordlife
  • Undangan khusus pada acara-acara Cordlife Life Card
  • Menikmati berbagai penawaran terbaru dan promo dari para merchant yang bekerjasama dengan Cordlife Indonesia.

Cordlife Life Card nantinya dapat dimiliki oleh klien Cordlife dengan jangka waktu 4-8 minggu dari pendaftaran keanggotaan.

card

Partner Cordlife Life Card
Sesuai dengan komitmen Cordlife untuk mempersembahkan cinta terbaik pada para orangtua, maka Cordlife Life Card juga bekerjasama dengan banyak merchant untuk menyediakan beragam benefit secara berkelanjutan mulai dari bayi usia newborn hingga tumbuh dewasa, yaitu :

  • Mothercare Indonesia
  • Tinytoes
  • Mums & Babes
  • Papermotion Pictures
  • Go Apotik
  • Babylogy
  • Vitaflow Baby

(Klik disini untuk mengetahui detail promosi yang ditawarkan setiap merchant)

Cordlife 23.jpg

Cordlife 21.jpg

Wah, asyik banget ya, punya Cordlife Life Card, Moms! Selamat untuk Cordlife Indonesia atas peluncuran kartunya yang pastinya sangat bermanfaat bagi para orangtua. Untuk Moms yang tertarik mengetahui informasinya lebih lanjut, langsung saja kunjungi website Cordlife Indonesia.

Pentingnya Suplemen Bagi Ibu Hamil & Menyusui

Perlu gak sih, ibu hamil dan menyusui mengkonsumsi suplemen tambahan? Memangnya nutrisi dari makanan saja, gak cukup ya? Kalau gitu, suplemen seperti apa yang disarankan untuk ibu hamil dan menyusui?

Tentunya pertanyaan-pertanyaan seperti itu akan berkecamuk di pikiran saat kita benar-benar mengalami fase hamil dan menyusui. Nah, kebetulan pada tanggal 27 Oktober 2018 kemarin, saya berkesempatan menghadiri acara gathering “Bunda PAS (Peduli Asupan Sehat)” yang diadakan oleh Blackmores di Puri Denpasar Hotel, Jakarta.

Blackmores? Hmm… kalau kalangan ibu-ibu sih pasti sudah sering mendengar nama suplemen belakangan ini (termasuk saya). Blackmores ini sendiri adalah merek produk kesehatan terkenal dari Australia yang sudah berusia hampir 80 tahun lho, Moms. Lalu pada tahun 2015, Blackmores berkolaborasi dengan PT Kalbe Farma, Tbk untuk mengembangkan produk ini di Indonesia.

Blackmores 2

Oke, kembali lagi ke cerita acaranya ya. Pertama saya masuk ke ruangan, wah… dekorasi warnanya serba pink dengan pernak-pernik lucu, sesuai banget yah dengan jiwa kewanitaan kita-kita, hehe… Ternyata memang itu adalah tema warna dari produk Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold yang dikhususkan untuk memahami kebutuhan wanita yang sedang berproses menjadi seorang ibu.

Memang apa sih kebutuhan seorang ibu hamil dan menyusui? Tentunya yang paling utama adalah kecukupan nutrisinya untuk menunjang perkembangan kesehatan dirinya sendiri dan juga bayi yang dikandungnya, diantaranya adalah asam folat, kalsium, zat besi, DHA, yodium, dan vitamin serta mineral lainnya. Apalagi nih Moms, saat kita mengandung, bayi kita akan menyerap berbagai nutrisi dari tubuh kita. Nah, kalau kita tidak mencukupi kebutuhan nutrisi untuk diri sendiri, bisa-bisa kita sendiri yang akan terganggu kesehatannya yang ujung-ujungnya akan berdampak pada perkembangan bayi kita sendiri.

Blackmores 3

Janin dalam kandungan membutuhkan asam folat minimal 400 mg per hari. Rupanya asupan makanan yang biasa kita makan sehari-hari tidak dapat mencukupi kebutuhan asam folat, yodium, kalsium, dan DHA untuk perkembangan janin. Maka ibu hamil membutuhkan suplemen pendukung untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut.

22pbf-tablet

Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold yang diproduksi oleh Kalbe Farma telah diformulasikan khusus untuk dapat mencukupi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan menyusui dengan kandungan:

  • Tinggi kalsium
  • DHA dari minyak ikan yang tidak berbau amis
  • Asam folat
  • Zat besi fumarat untuk mencegah anemia
  • Vitamin dan mineral esensial lainnya

Wah, ternyata lengkap banget ya, kandungan nutrisi dari Blackmores ini! Jadi pada masa 1000 hari pertama, Blackmores sudah disarankan untuk dikonsumsi pada awal perencanaan kehamilan, saat kehamilan, hingga masa menyusui.

Blackmores 1

Jadi jika saat ini Moms sedang merencanakan kehamilan, mengalami kehamilan atau menyusui, saya sarankan untuk mengkonsumsi suplemen tambahan yang dapat mendukung kesehatan dan perkembangan diri ibu dan bayi. Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold diformulasikan mengandung nutrisi esensial yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi ibu dan bayinya, seperti tagline For Amazing Mom & Baby!

Terima kasih, Blackmores sudah menginisiasi acara gathering untuk mengedukasi para ibu supaya bisa lebih sehat!

Blackmores 5Berfoto-foto sejenak sebelum pulang dari acara 🙂

Film “Truly Asia” Luar Dalam!

Screen Shot 2018-10-07 at 9.16.24 PM.png

Ssstt… sudah nonton film yang belakangan lagi viral ini, Moms? Bulan lalu saya dan suami akhirnya nyempetin juga nonton film Crazy Rich Asians! Sungguh ini salah satu film yang sangat memorable dan enjoyable banget buat saya. Terlepas dari beberapa scene yang janggal, terlalu berlebihan atau bahkan tidak masuk akal (yah, namanya juga film sih), tapi menurut saya, film Crazy Rich Asian tetap layak ditonton sebagai hiburan yang berkualitas dengan kekayaan visual yang sangat memanjakan mata.

Buat yang belum nonton, tenang disini saya tidak akan bocorin spoiler filmnya kok, cuma tertarik mengulas key message yang disampaikan di dalamnya. Menurut saya, film ini bener-bener truly Asia luar-dalem, bukan cuma karena sutradara dan semua cast pemainnya keturunan Asia lho, tapi value dan insight yang dibawakan memang sangat mewakili nilai-nilai kultur orang Asia. Kalau mau lebih spesifik lagi, lebih tepatnya nilai-nilai kultur Chinese descendants.

Yah, yang paling gampang sih soal perjodohan. No matter how good your calon is, your Asian mom will always say another. Ini menurut saya hampir selalu ada di seluruh keluarga berdarah Asia, tidak peduli dari kalangan menengah atas ataupun menengah bawah. Lalu ada juga insight nilai-nilai tentang respek pada ortu, keterikatan pada keluarga besar, prinsip family comes first, dan sebagainya.

Tapi somehow yang bikin ironis adalah melihat film ini justru saya semakin dibelalakkan matanya melihat tentang bagaimana kebanyakan orang Asia saat ini justru berubah menjadi terlalu materialistis ketimbang stereotip zaman dulu, kalau orang Barat itu lebih materialistis dibanding orang Asia yang santun dan serba ewuh-pakewuh. Tahu gak, Moms, kalau menurut survei terkini, di Tiongkok sendiri, syarat ideal menikah itu katanya harus punya rumah dan mobil lho, bukan melihat kecocokan atau kepribadian pasangan. Nah lho, sudah separah itu kan. Apakah nanti Indonesia akan menyusul seperti disana?

Tapi diluar semua itu, film Crazy Rich Asians tetep membawa banyak lawakan segar, pelajaran moral dan adegan romantis yang pastinya bikin banyak wanita klepek-klepek! ❤️

Investasi “Golden Moment” Sekali Seumur Hidup!

Cordlife 11.jpg

Investasi sekali seumur hidup? Apa lagi nih, apa semacam MLM atau money game?

Bukan kok, Moms. Ini maksudnya adalah investasi terbaik untuk kesehatan anak kita yang diambil dari momen yang hanya terjadi sekali seumur hidup saja. Kalau di masa tumbuh-kembang anak, ada kan yang namanya golden period (periode emas) 1000 Hari Kehidupan yang menjadi pondasi utama perkembangan fisik anak hingga dewasa, maka di dunia stem cell (sel punca) pun, ada juga lho istilah golden moment yang periode waktunya malah lebih singkat lagi dari 1000 hari, yaitu tepat pada saat kelahiran. Untuk lebih jelasnya, kita simak dulu yuk, tulisan di bawah ini.

Cordlife 12.jpg

Pada tanggal 29 September 2018 kemarin, saya berkesempatan diundang menghadiri acara talkshow Cordlife Pregnancy Show di JS Luwansa Hotel & Convention, Kuningan, Jakarta yang menghadirkan sejumlah narasumber yaitu, dr. Ardiansjah Dara, SpOG, dr. Meriana Virtin, dan dr. Edi Setiawan Tehuteru, SpA(K). Acara ini diadakan dengan mengangkat tema “Golden Moments Right After Birth” untuk kembali mengedukasi pentingnya manfaat tali pusat bagi investasi kesehatan anak sekaligus menegaskan komitmen Cordlife Indonesia untuk selalu menjadi partner kesehatan terbaik bagi ibu dan anak.

Cordlife 14.jpg

Sesuai dengan judul tema yang diangkat, yaitu “Golden Moments”, dr. Adriansjah Dara menerangkan bahwa setiap ibu pasti memiliki momen-momen emas saat memiliki seorang anak yang terbagi atas tiga fase, yaitu:

  1. Trimester 1: Saat-saat dimana kita mengetahui bahwa kita sedang hamil, baik melalui test pack atau lewat pemeriksaan USG. Tentu itu menjadi momen emas terbaik pertama yang kita rasakan, Moms. Masih ingat kan excitementnya?
  2. Trimester 2: Terjadi pada usia ke-5 / 6 kehamilan, dimana kita merasakan gerakan atau tendangan janin untuk pertama kalinya. Meskipun kadang terasa ngilu kalau Si Kecil nendangnya terlalu bersemangat, tapi pasti tertutupi dengan rasa bahagia yang jauh lebih besar.
  3. Trimester 3: Tentunya ini masa emas yang ditunggu-tunggu semua ibu, yaitu saat kita melahirkan dan berkesempatan melihat wajah mungilnya pertama kali di pelukan kita.

Nah, tapi diluar tiga momen emas terbaik itu, Moms, ada satu momen emas yang tidak kalah pentingnya dan sama-sama hanya akan terjadi sekali seumur hidup saja (tidak mungkin anak lahir bisa diulang kedua kali, kan?), yaitu pengambilan stem cell dari darah tali pusat bayi. Sebenarnya sel punca bisa diambil dari beberapa organ tubuh namun yang kualitasnya paling baik adalah yang ada di darah tali pusat.

Manfaat Stem Cell

Apa saja sih manfaat stem cell? dr. Meriana Virtin menerangkan, “Kesempatan sekali seumur hidup tersebut jangan sampai terlewati, karena darah tali pusat ini sangat berharga dimana sel punca yang terkandung di dalamnya dapat membantu terapi lebih dari 80 jenis penyakit seperti leukimia, thalasemia, autoimun, dan sebagainya”. Bahkan pernah terjadi lho kasus dimana penderita thalasemia berhasil sembuh melalui terapi stem cell dari darah tali pusat milik adiknya.

Wow, hebat sekali ya! Cara kerjanya stem cell seperti apa sih? Jadi saat dimasukkan ke dalam tubuh (bisa lewat suntikan atau infus), stem cell bekerja mencari sumber peradangan di dalam tubuh dan secara otomatis akan memperbaiki kerusakan yang ada sehingga dapat menyembuhkan penyakit pasien. Bahkan jika ditemukan ada beberapa bagian tubuh yang mengalami peradangan pun, stem cell ini bisa membagi-bagi tugas untuk memperbaiki bagian-bagian tubuh tersebut. Namun tentu saja terapi stem cell ini harus disesuaikan dengan dosis dan frekuensi yang tepat supaya penyembuhannya berjalan optimal dan tepat sasaran.

Mengapa Sebaiknya Menyimpan Darah Tali Pusat?

  • Menurut riset, sekitar 3.000 anak-anak indonesia berusia kurang dari 15 tahun didiagnosa dengan leukemia setiap tahunnya
  • Thalasemia mayor dan leukemia, dua dari penyakit yang paling sering terjadi di Indonesia, dapat diobati dengan sel punca. Sekali terlewat, sel punca hanya dapat diambil dari sumber lain termasuk sumsum tulang, yang prosesnya terasa menyakitkan
  • Kita hanya memiliki satu kesempatan untuk menyimpan darah tali pusat bayi Anda; yaitu saat persalinan
  • 1 dari 500 bayi lahir di dunia menderita serebral palsi, suatu gangguan neurologis. Sampai saat ini pada terapi selular telah menunjukkan potensi untuk pengobatan untuk penyakit tersebut
  • Sel punca dari bayi kita dapat digunakan juga untuk saudara kandungnya. Riset menunjukkan bahwa pasien pulih lebih baik dan survival rate dua kali jika mereka menerima sel punca dari saudaranya.

Nah, ternyata sel punca kita menyimpan banyak keajaiban ya? Jadi bila saat ini Anda sedang merencanakan kehamilan atau malah tengah mengandung, sungguh sangat dianjurkan sekali untuk bisa memanfaatkan fasilitas penyimpanan darah tali pusat bayi terbaik di Cordlife Indonesia.

Di ujung acara, ternyata saya mendapatkan surprise lain dari Cordlife Indonesia, yaitu dinobatkan sebagai pemenang The Best Instagram Post! Duh, senangnya pulang bawa oleh-oleh deh dari Vita Flow dan Bamboo Roo.

Cordlife 18.jpg

Cordlife 10.jpg

 

Investasi Darah Tali Pusat di Cordlife Indonesia

Sebagai orang awam, mendengar istilah “stem cell” sendiri pasti yang muncul di benak adalah pengobatan yang sangat canggih sekaligus super mahal. Padahal kenyataannya tidak seperti asumsi kita, Moms karena biaya penyimpanan tali pusat di Cordlife relatif terjangkau, yaitu senilai Rp. 1.650.000.- per tahun. Masih terasa mahal? Coba deh, kita hitung-hitung dulu dengan akumulasi harga 3 cangkir ngopi-ngopi cantik dan biaya kuota internet atau 2x rutin nonton bioskop per bulan selama satu tahun, hehe…

29089092_386700955139457_4740116677427986432_n

Yang pasti dibandingkan dengan sejuta manfaat yang bisa dihasilkan dari menyimpan darah tali pusat dengan kesempatan mendapatkan yang cuma sekali seumur hidup, nominal biaya di atas menjadi terasa sangat ringan, Moms. Ya anggap saja sebuah investasi terbaik kita untuk kesehatan anak-anak dan anggota keluarga kita yang lain.

Bila Moms tertarik untuk mendaftar penyimpanan darah tali pusat, dapat langsung mengunjungi tautan berikut ini:

PENDAFTARAN CORDLIFE INDONESIA

Untuk detail informasi lain-lain, bisa juga bertanya melalui:

E-mail: info@id.cordlife.com

Hotline: 021 – 8379 7424 (24 Jam) / 0813 8060 5508

 

 

Menyambangi Restoran Kid-Friendly di Bali

Pada bulan Agustus 2018 kemarin, bertepatan dengan dua hari libur nasional dan kebetulan juga pas ada acara keluarga besar di Bali, jadinya saya dan suami sekalian deh berlibur selama 5 hari ke Bali. Nah, kalau sudah punya anak usia toddler, tentunya acara liburan bakalan beda ya dengan konsep liburan saat belum punya anak (apalagi kalau masih lajang dulu, ya gak?).

Sekarang pastinya kita lebih pilih tempat-tempat yang kid-friendly alias menyediakan fasilitas pendukung untuk anak, supaya kita sebagai orangtua juga lebih tenang dan nyaman. Selama 5 hari di Bali, saya sempat mampir ke dua restoran super kece yang kid-friendly banget, loh! Mau tahu kan, apa aja, Moms?

MANO BEACH HOUSE

Manobeach 13.jpg

Kafe yang bergaya Bohemian dan Tribal ini menawarkan suasana life beach yang kental banget, mulai dari alunan musiknya, atap rumbianya, hingga ada private pool yang bersebelahan langsung dengan area F&B. Atmosfernya benar-benar nyantai dan rileks, ingin rasanya leyeh-leyeh merem sejenak sembari menikmati sepoi-sepoi angin pantai…

Manobeach 8.jpg

Bagaimana dengan pilihan menunya? Mostly makanan ala Western, secara pengunjungnya pun hampir 90% bule semua. Disini saya cobain menu Sticky Pork Ribs dan Seafood Spaghetti dan camilan French Fries. Enak rasanya, apalagi yang Pork Ribs, empuk dan meresap banget bumbunya! Memang menu klasik Pork Ribs dengan potongan jagung ini katanya jadi menu andalan di Mano Beach House.

Manobeach 7.jpg

Nah, terus mana kid-friendly-nya? Karena kafe ini memang lokasinya benar-benar ada di pantai, jadi pengunjungnya sendiri banyak banget yang pakai celana pantai, swimsuit atau bikini. Di sebelah area F&B, ada kolam renang yang boleh dipakai pengunjung dan ada kolam renang khusus anak-anaknya juga kok.

Manobeach 5.jpg

Lalu ini bagian yang paling keren, kalau kita sudah selesai menikmati atmosfer kafe dan ingin ganti suasana, tinggal ke bagian belakang kafe saja, melewati jembatan kecil dan langsung tembus ke Pantai Petitenget! Iya, Mano Beach House ini literally memang berada di dalam kawasan Pantai Petitenget, Moms.

Manobeach 3.jpg

Nah, asyik dan seru kan? Setelah kita bisa menikmati F&B di kafenya, renang di private pool-nya, lalu kita bisa ajak anak untuk lari-lari di pasir dan basah-basahan bermain debur ombak. Ini juga pertama kalinya saya ajak Calvin ke pantai. Awalnya dia sedikit bingung dan takut saat jalan di pasir, tapi begitu basah-basahan kena sapuan ombak, ya dia jadi ketawa-ketawa, lucu banget jadinya, Moms.

Manobeach 12.jpg

Mano Beach House

8AM – 11PM
Jl. Pantai Pura Petitenget
Seminyak – Bali

+62 361 473 0874
http://www.manobali.com
IG: @manobeachhouse

– – – – – –

PARACHUTE BALI

Parachute 4.jpg

Nah, kalau tadi kita diajak menikmati atmosfer pantai yang kental, sekarang kita akan diajak masuk ke dalam dining terrace garden yang dikelilingi persawahan di daerah Canggu. Eh, sawah? Bener kok, memang resto ini dikelilingi areal sawah beneran lho. Lalu di area teras terbuka ini, kita akan dipayungi oleh parasut raksasa selebar 19,5 meter! Keren banget kan?

Tersedia indoor dan outdoor, tapi tentu saja dengan suasana yang seperti di foto, semua orang akan lebih memilih bersantap menikmati suasana di area outdoor, ya kan?

Parachute 1

Pilihan menu yang ditawarkan tidak terlalu banyak, jadi lebih gampang milihnya. Mostly juga, masakan Western dan dessert serta kue-kue yang menggoda mata. Kabarnya yang jadi menu andalan disini adalah Fried & Roasted Cauliflower dan pilihan dessert-nya yang mantap jiwa banget!

Yang serunya lagi, di belakang disediakan area terbuka untuk bermain. Jadi anak-anak bisa berlarian, bermain bola, atau menyusun balok-balok kayu yang tersedia (tapi tetap perlu diawasi ya, soalnya balok-balok kayunya beneran solid dan berat). Sewaktu saya berkunjung ke sini, ada satu staf yang tampaknya sengaja berdiri di area terbuka ini untuk mengawasi anak-anak yang sedang bermain, soalnya benar-benar langsung bersebelahan dengan sawah, sih.

Parachute 5.jpg

Bagaimana reaksi Calvin? Ya tentunya senang banget dong! Bahkan dia lebih tertarik lari-larian ngejar bola di sini dibanding nyicipin dessert yang super lezat, hehe… Ya sudah, biarkan emak dan bapaknya aja yang menghabiskan santapannya, ya nak.

Parachute 6.jpg

Parachute 7.jpg

Parachute 8.jpg

Sayangnya, saya tidak berkesempatan berada di Parachute Bali sampai malam, soalnya mesti ngejar waktu ke tempat selanjutnya. Konon nih, kalau pas malam, suasananya bahkan lebih Instagrammable banget, Moms! Soalnya lampu-lampunya yang tersusun di tali-tali yang melintang di atas bakalan menyala semua, duh pasti romantis banget ya suasananya. Benar-benar remarkable banget deh, mampir ke sini, Moms.

PARACHUTE BALI

8AM – 12PM
Jl. Subak Sari 13 No. 8-4
Tibubeneng, Kuta Utara,
Kabupaten Badung, Bali

+62 813 37423010
http://www.parachutebali.com
IG: @parachutebali

 

 

Kalung Amber Atasi Rewel Si Kecil

Carlis Baby 6.jpg

Hai Moms, pasti pernah denger dong kalung amber yang belakangan ini sedang ngetrend dimana-mana? Kalung ini bahkan pernah viral di sosmed soalnya para selebmom tanah air getol memakaikan kalung amber di anak-anak mereka.

Sebenarnya apa sih kalung amber itu? Apa benar terbuat dari batu ajaib? Kalung amber ini sebenarnya terbuat dari batu amber yang aslinya juga bukan batuan mineral, melainkan fosil pohon Pinus succinifera yang banyak ditemukan di Eropa Utara (Kawasan Baltik). Setelah ribuan tahun terkubur, fosil pohon pinus ini mengeluarkan resin natural yang akhirnya berbentuk seperti batu kekuningan yang dapat kita lihat sekarang ini.

Lalu apa istimewanya ya? Jadi gini, Moms, batu amber ini dipercaya memiliki sejumlah khasiat untuk kesehatan karena resin amber mengandung asam suksinat yang bila bersentuhan dengan suhu hangat tubuh, akan segera bereaksi menenangkan, mengurangi rasa sakit, memperkuat kekebalan tubuh, bahkan konon dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri, juga lho! Maka dari itu banyak ibu-ibu yang memakaikan kalung amber ini ke bayinya yang biasanya sering rewel pada masa tumbuh gigi.

Saya pun ikut penasaran, ingin mencoba khasiat dari kalung amber untuk dipakaikan ke Calvin yang memang sering rewel kalau lagi makan atau menjelang tidur malam. Nah, tapi sejujurnya saya agak-agak ngeri kalau dapat kalung amber yang imitasi alias palsu (tahu sendiri kan, banyak seller online yang nakal). Sampai akhirnya saya tahu tentang Carlis Baby di Instagram!

Carlis Baby 2

Carlis Baby sendiri adalah produsen perhiasan online yang menjual aneka kalung dan gelang Baltic amber untuk bayi, anak-anak dan dewasa di Indonesia. Semua produknya langsung diproduksi dari Lithuania, tempat dimana Baltic amber dengan kualitas terbaik berasal. Bahkan, setiap pembelian produk dari Carlis Baby pun pasti dilengkapi dengan sertifikasi dari GIA (Gemological Insitute of America) untuk menjamin keaslian produknya. Wah, jadi tenang deh belanja kalung amber di Carlis Baby, tanpa takut tertipu dapet yang palsu kan…

Carlis Baby 4.jpgSertifikasi dari GIA (Gemological Institute of America)

Ternyata selain kalung, ada juga lho gelang amber yang unyu-unyu banget! Jadinya saya pakaikan semua deh ke Calvin. Pakainya mudah dan praktis banget, perawatannya juga sangat gampang. Bahkan kalung amber ini juga aman kalau terkena air, jadinya bisa dipakai pas Si Kecil mandi. Yang penting, kalung amber jangan sampai terkena suhu tinggi ya, karena bisa merusak resin alaminya.

Carlis Baby 10.jpg

Terus bagaimana setelah Si Calvin memakai kalung dan gelang amber? Adakah perubahan? Saya yang semula agak skeptis pun jadi kaget, ternyata Si Calvin beneran jadi lebih berkurang lho rewelnya. Terlebih pas menjelang tidur, kalau dulu sering pake drama nangis-nangis, eh sekarang dia malah lebih banyak celotehan dan godain emak-bapaknya, hehe…

Carlis Baby 12.jpg

Tidurnya Calvin juga lebih nyenyak, hampir tidak pernah lagi bangun subuh nangis-nangis gak jelas kayak sebelumnya. Tapi bila Si Kecil terlihat kurang nyaman sewaktu tidur dengan kalung, ya dilepas aja. Yang penting saat anak beraktivitas, barulah kita pakaikan kalung amber. Nah, buat Moms yang tertarik dengan produk kalung & gelang amber yang 100% original, jangan ragu lagi yuk, buat langsung beli di Carlis Baby!

 

Carlis Baby

http://www.carlisbaby.co.id

IG: @carlisbaby.bali

WA: +62 813 3818 2776