Blog

My Essential Oil Experience

YL 39-caption

Awal perkenalan saya dengan essential oil dimulai pada awal tahun 2018, dimana saya mendapatkan hadiah beberapa botol Young Living dari sahabat lama saya. Sejujurnya bicara soal essential oil, saya tadinya termasuk orang yang sangat awam sekali. Saya kira essential oil itu hanya sebatas wewangian aromaterapi saja, kayak lilin-lilin yang biasa dipakai di tempat spa. Begitupun saat dijelaskan bahwa essential oil punya banyak manfaat untuk kesehatan, saya sempat skeptis, mengira itu hanya trik jualan supaya produknya laku.

Hingga kemudian saya mendapat kesempatan bertemu dengan komunitas pengguna essential oil Young Living di Jakarta. Saya jadi semakin tertarik untuk merasakan pengalaman menikmati essential oil dan tidak sabar untuk membagikan pengalaman itu ke teman-teman yang lain.

3-caption

Nah, buat Moms yang belum tahu, apa sih essential oil itu? Essential oil dalam terjemahan bahasa Indonesianya adalah “minyak atsiri”, merupakan minyak murni hasil ekstrak atau penyulingan nabati yang dipercaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Young Living sendiri adalah salah satu produsen essential oil terkemuka di dunia dan memiliki standar teknologi “Seed to Seal” untuk memastikan kualitas essential oil tetap prima dan tersimpan sempurna di dalam botolnya.

YL 20-caption

Tapi sebagai pemula, tentunya saya bingung mau mencoba varian essential oil yang mana, karena jumlahnya banyak sekali! Produk essential oil Young Living secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu single oil (minyak tunggal) dan blend oil (minyak kombinasi). Nah, dari dua jenis itu, varian essential oil yang tercipta bisa mencapai puluhan, bahkan mungkin mendekati 100 jenis sendiri!

Nah, karena itu para pemula seperti saya disarankan untuk mencoba Paket Premium Experience Package (dulu namanya Premium Starter Kit) sebagai paket awal untuk menikmati pengalaman essential oil secara menyeluruh. Dapat apa sih, di dalamnya?

Isi Premium Experience Package:

  1. 12 Essential Oil Terpopuler (Digize, Stress Away, Lavender, Aroma Ease, Thieves, Peppermint, Frankincense, R.C., PanAway, Copaiba, Purification, Lemon)
  2. 1 Desert Mist Diffuser
  3. Resep Essential Oil, VCO (Virgin Coconut Oil), dan Botol Roll-On
  4. Biasanya ada bonus-bonus bawaan lagi bila kita membeli dari distributor independen, seperti oil pouch atau diffuser bag.

YL 24-caption

Dengan adanya paket starter kit di atas, saya sudah tidak perlu lagi bingung mau mencoba varian essential oil yang mana, karena sudah dipilihkan 12 varian essential oil Young Living yang terpopuler. Dari semuanya itu, favorit saya adalah:

  1. Essential Oil Lavender
    Ini jelas favorit pertama saya, karena aroma Lavendernya sangat lembut dan bikin rileks banget. Kalau dioleskan ke kulit, juga rasanya adem dan wangi, paling enak bila sebelum tidur malam, kaki kita dioles essential oil Lavender sambil dipijat-pijat ringan.
  2. Essential Oil Peppermint
    Nah, ini andalan saya banget kalau pas lagi pusing atau pilek. Tinggal hirup aroma mentholnya yang kuat atau oleskan sedikit di pelipis, rasanya legaaa banget!
  3. Essential Oil Thieves
    Essential oil ini bersifat melindungi, meningkatkan sistem imunitas tubuh kita supaya tidak mudah sakit. Aromanya herbal dan rempah banget, karena memang ada kandungan cengkehnya. Kenapa dinamai “Thieves” (pencuri)? Karena sejarahnya dulu di abad pertengahan, saat Eropa sedang terkena wabah penyakit dan banyak orang tewas dimana-mana, ada 4 pencuri yang menggunakan formula minyak rahasia supaya tidak tertular penyakit saat mencuri harta benda yang ditinggalkan. Resep formula rahasia itulah yang dipercaya menjadi cikal-bakal kandungan essential oil Thieves.
  4. Essential Oil PanAway
    Kalau badan terasa pegal linu, capek-capek, essential oil yang ini cocok banget bikin pain jadi go away. Tapi awas jangan dioleskan terlalu banyak, karena sifat minyaknya panas, mirip seperti minyak gosok.
  5. Essential Oil Stress Away
    Saat deadline pekerjaan menumpuk dan pikiran sumpek, paling enak menghirup aroma essential oil Stress Away. Nyalakan essential oil ini lewat diffuser, hirup dalam-dalam aromanya dan pikiran sumpek pun akan perlahan mereda.

Nah, apa sih bedanya essential oil dari Young Living dengan aromaterapi biasa? Bedanya produk Young Living sudah bersifat therapeutic-grade, bukan sekedar aromatic-grade. Artinya essential oil Young Living tidak hanya bersifat aromatik saja namun bila dioleskan ke tubuh mampu memiliki khasiat tersendiri.

YL 18-caption

Ini foto Calvin yang lagi asyik mantengin Desert Mist Diffuser yang sedang menyala. Ini adalah mesin yang akan menyebarkan uap dan aroma essential oil ke seluruh sudut ruangan. Cara pakainya gampang banget, Moms. Tinggal kita isi air ke dalamnya, lalu teteskan beberapa tetes essential oil yang kita pilih, kemudian colok kabelnya dan nyalakan. Saat beroperasi, Desert Mist Diffuser ini bisa berpendar mengeluarkan cahaya warna-warni yang berganti-ganti, sehingga bisa dijadikan lampu tidur juga.

YL 23-caption

Namun perlu diingat ya, Moms… walaupun essential oil punya banyak manfaat bagi kesehatan, tetap saja essential oil bukan obat yang diklaim mampu menggantikan pengobatan medis dari dokter. Fungsi essential oil adalah sebagai penunjang dan penyeimbang kesehatan diri kita. Bila kita jatuh sakit, ya tetap harus ke dokter dan mengkonsumsi obat yang diresepkan.

Buat Moms yang masih skeptis dengan essential oil (seperti saya dulu), yang terkadang kepikiran, “Ah, masa sih minyak wangi-wangian gitu saja katanya bisa begini-begitu?”, boleh kita bandingkan dengan minyak kayu putih, Moms. Sebenarnya tanpa sadar, minyak kayu putih itu pun juga essential oil, lho, dari hasil penyulingan daun Eucalyptus. Nah, bila kita saja percaya dengan khasiat dan cara kerja minyak kayu putih, seharusnya kita juga bisa percaya dengan khasiat dan cara kerja essential oil.

Untuk Moms yang tertarik dengan produk-produk Young Living dan ingin memperoleh informasinya lebih lanjut, bisa langsung cek ke akun Instagram distributor independen berikut ini: @potion_oil

Ya sudah, sampai di sini dulu sharing pengalaman saya dengan essential oil Young Living. Jadi apa varian essential oil favorit dari Moms?

Jadi Generasi #BisaBanget Bareng Bear Brand!

Bear Brand 3

Susu kaleng Bear Brand, siapa yang tak mengenalnya? Sejak dulu, susu kalengan ini sudah tenar dengan julukan “susu beruang” yang menyehatkan, bahkan punya reputasi sebagai “susu steril penawar racun” di kalangan orang awam, misalnya sewaktu perut kembung, keracunan makanan, atau tipsy pulang clubbing subuh-subuh.

Karena popularitasnya itu, maka sekarang pihak Nestlé Bear Brand menyasar segmen anak muda yang dikenal produktif dengan seabrek aktivitasnya. Tidak hanya generasi millennial saja yang dituntut serba bisa, karena susu Bear Brand pun juga ikutan serba bisa lho dengan segudang manfaatnya, misalnya sebagai teman lembur, bekal traveling, minuman di tengah cuaca tak menentu, bahkan untuk menjaga badan tetap fit pas pulang dugem sekalipun!

Bear Brand 1

Bear Brand 13

Untuk menyalurkan ajang berekspresi dan berkreasi tanpa batas bagi Generasi #BisaBanget, Nestlé Bear Brand Indonesia berkolaborasi dengan Haluu meluncurkan PLAYSPACE di area Senayan City, Jakarta yang dibuka untuk umum dari tanggal 15 hingga 24 November 2019. Saya sendiri berkesempatan diundang untuk menghadiri soft launching PLAYSPACE pada tanggal 14 November 2019 kemarin. Penasaran kan, seperti apa sih tempatnya? Yuk, kita lihat bareng-bareng!

Bear Brand 8

Menggaet Haluu sebagai partner, tentunya kita sudah bisa menebak bahwa PLAYSPACE akan dipenuhi dengan berbagai instalasi seni dan interior yang sangat instagrammable dan kekinian. Haluu sendiri sebelumnya sudah dikenal dengan reputasinya sebagai pelopor bidang tersebut yang boleh dibilang sangat sukses di Jakarta.

Memang tidak salah, karena PLAYSPACE menghadirkan sembilan ruangan interior bertema khusus yang mengekspresikan perjalanan Generasi #BisaBanget dalam menggapai mimpi besarnya masing-masing. Kampanye Generasi #BisaBanget sendiri merupakan sebuah gerakan untuk mendukung semangat positif anak muda Indonesia untuk meraih mimpi dan harapan mereka.

Bear Brand 15

Di ruangan pertama ini, kita akan disuguhi tontonan mengenai visi besar dari Generasi #BisaBanget bersama Bear Brand. Di ruangan ini terdapat vending machine yang menanyakan untuk tujuan apakah kita minum Bear Brand. Semua jawaban yang kita pilih akan berujung pada keluarnya sebuah kaleng Bear Brand secara gratis!

Bear Brand 17

Si Calvin tentu saja paling senang, dia segera mengambil kaleng Bear Brand yang keluar dari vending machine dan menunjuk-nunjuk ke saya untuk minta dibukakan. Sabar ya nak… Ibumu juga pengen ikutan minum Bear Brand biar tetep stay fit…

Bear Brand 24

Bear Brand 23

Bear Brand 22

Lalu di ruangan kedua, ada setumpuk kotak bertuliskan quotes bijak dari beberapa tokoh dunia, seperti Albert Einstein dan Ir. Soekarno. Tempat ini didominasi warna kuning dan oranye, kalau difoto sangat-sangat eye-catchy banget.

Bear Brand 25

Kemudian ada tempat khusus untuk meletakkan kertas yang berisikan cita-cita kita. Mau jadi apa saja? #BisaBanget dong, harapannya! Tinggal tulis cita-cita kita dan masukkan kertasnya, kemudian aminkan, ya!

Bear Brand 26.jpg

Bear Brand 29

Bear Brand 28

Di ruangan ketiga, isinya lucu banget, yaitu berisikan beberapa sansak tinju dan boxing gloves yang tergantung. Tuh, Calvin saja sampai gregetan pengen ikut ninju sana-sini. Filosofi ruangan ini mencerminkan semangat untuk melampiaskan energi, emosi, dan kekesalan kita ke dalam mood yang positif.

Bear Brand 31

Bear Brand 33

Lalu di ruangan keempat, interiornya lebih mirip labirin cermin yang langit-langitnya dipenuhi gagang telepon bercat ungu dan jam weker bercat kuning tergantung. Mungkin maksudnya biarpun pekerjaan kita dipenuhi rutinitas revisi dan deadline tanpa hentikita harus tetap semangat mengejar mimpi.

Bear Brand 34

Bear Brand 35

Bear Brand 37

Di ruangan kelima ini, interiornya paling berkesan menurut saya, ada perosotan yang menuju kasur busa raksasa dengan bantal dan guling berbentuk kaleng Bear Brand. Tuh, lihat ekspresi wajahnya Calvin jelas sumringah banget bisa perosotan di sini. Tak lupa berfoto selfie di kasur busa diapit bantal-bantal Bear Brand pun menjadi kewajiban yang tak boleh dilupakan, ya!

Bear Brand 39

Berikutnya di ruangan keenam, kita diajak berpose foto di perahu yang ruangan interiornya dipenuhi warna merah senja. Mungkin ini maksudnya kita diajak merefleksikan diri untuk mengarungi mimpi dan memori kita untuk meraih tujuan di depan.

Bear Brand 41

Di ruangan ketujuh, kita bisa berpose di bawah tumpukan payung-payung diiringi nuansa hujan sambil sesekali ada cahaya “kilat” blitz yang menggelegar. Jadi maksudnya biarpun cuaca dalam hidup kita sedang hujan lebat diwarnai petir, kita harus tetap mampu bertahan dan tidak menyerah, yakinlah bahwa seusai hujan akan timbul matahari cerah dan pelangi.

Bear Brand 42

Bear Brand 43.jpg

Bear Brand 44

Ruangan kedelapan menawarkan nuansa nostalgia disko ala era 70-an, lengkap dengan bola-bola lampu disko yang berkelap-kelip di sana-sini. Tak lupa ada mikrofon jadul menggantung yang bisa dipakai untuk menyanyi sungguhan, lho.

Bear Brand 12

Bear Brand 5

Ruangan yang kesembilan, sekaligus yang terakhir ini dirancang mirip seperti ruang ganti pemain atlet dengan warna biru dan merah yang kontras, lengkap dengan foto-foto polaroid candid para pengunjung yang dipajang. Nah, ini saya sedang berpose bareng Norine, pihak perwakilan dari Haluu yang kebetulan juga adik ipar saya sendiri, hehe… Salut ya Rin, buat kerja keras kamu dalam turut menyukseskan terselenggaranya PLAYSPACE ini, mantap pokoknya!

Bear Brand 4

Bear Brand 7

Di ruangan berikutnya (yes, masih ada lagi!), sudah bukan ruangan instalasi seni, tapi merupakan ruangan Kelas Inspirasi untuk sesi talkshow, workshop maupun untuk konferensi awak media. Di sini juga ada F&B Corner lho, kita bisa icip-icip beberapa jajanan dan minuman yang disajikan secara gratis.

Nah, keren kan tempat dan event-nya? Yuk, segera kunjungi PLAYSPACE di Senayan City, Jakarta, dan rasakan pengalaman menjadi Generasi #BisaBanget bersama Bear Brand! Hanya sampai tanggal 24 November 2019 saja, lho!

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Generasi #BisaBanget PLAYSPACE dapat mengunjungi situs Bear Brand.

 

 

Staycation di Ibis Styles Jakarta

Suntuk dengan suasana di Jakarta yang sumpek, tapi ngerasa bosan dengan nuansa hotel yang itu-itu aja serta biayanya mahal? Kenapa tidak mencari hotel di lokasi strategis yang unik dan instagenic untuk pilihan staycation di dalam kota yang terbaik?

Menurut saya, hotel Ibis Styles Jakarta di kawasan Jakarta Pusat ini sangat memenuhi semua kriteria sebagai tempat staycation yang nyaman dan seru! Bayangin saja, lokasinya beneran lumayan strategis, loh… Yaitu hanya sejengkal dari Tanah Abang (sehingga dekat kalau kita mau ke Thamrin-Sudirman). Soal harga kamarnya pun menurut saya sangat bersahabat dengan fasilitas hotel yang memadai serta yang penting lagi adalah interior hotelnya sangat instagenic sehingga cocok banget dipakai buat eksis di sosial media kamu-kamu!

Karena itulah, akhirnya saya dan suami serta Calvin memutuskan untuk menjalani staycation singkat selama semalam di Ibis Styles Jakarta. Penasaran seperti bagaimana? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Ibis 44

Secara keseluruhan desain interiornya dipenuhi gaya tropical urban kontemporer yang kayaknya lagi happening belakangan ini, dengan warna-warna pastel dan motif saling bertabrakan di sana-sini. Alhasil, baru melangkah masuk ke dalam hotel ini pun jadi serasa pengen cepet-cepet ambil foto di sana-sini, deh…

Ibis 28

Ibis 43

Rancangan meja resepsionisnya pun unik, terasa friendly, cozy dan personal bangettt… Apalagi kedatangan saya disambut oleh staf resepsionis yang ramah dan informatif. Jadi ingin cepat-cepat melongok kamarnya kalau sudah begini, hihihi…

Ibis 25

Ibis 26

Ibis 27.jpg

Ibis 38

Ibis 29.jpg

Nah, kalau ini adalah interior dari restorannya yang berdekatan dengan area lobi, yang dinamai Streats Restaurant & Bar. Sebelum masuk ke kamar, saya sempatkan dahulu untuk berkeliling sejenak. Duh, rasanya pengen segera pamer selfie sambil makan di sini, deh ah, hehehe…

Ibis 7.jpg

Ibis 13

Tuh, penampakan interior kamarnya… Keren banget, kan? Temboknya dipenuhi grafiti warna-warni yang ceria. Foto-foto di kamar pun serasa tidak lagi berada di kamar hotel, tapi lebih mirip di museum urban yang kekinian, ya nggak sih?

Ibis 18

Ibis 12

Ada televisi layar datar super gede 50 inci yang siap menemani kegiatan senggang di dalam kamar supaya tidak bosan. Selain itu, Free Wi-Fi pun sudah menjadi fasilitas standar tamu hotel, jadi dapat dipastikan kamu tidak akan mati gaya di dalam kamar.

Ibis 16.jpg

Yang unik, di kamar saya menginap ini, tidak ada lemari pakaian seperti halnya di hotel-hotel biasanya. Melainkan disediakan walk-in closet untuk meletakkan dan menggantungkan pakaian kita. Meskipun awalnya terasa janggal, tapi saya suka dengan keunikan ini yang mencirikan mobilitas tinggi kaum urban yang ingin segala sesuatunya praktis dan efisien.

Ibis 23

Berhubung Calvin masih doyan minum fresh milk UHT ke mana-mana, maka saya pun dengan tenang bisa menyimpan ke dalam chiller yang sudah disediakan di dalam kamar. Namun untuk Moms yang mau menyimpan ASI perah, disarankan untuk menitipkan di bagian dapur ya, karena suhu chiller tentu tidak cukup dingin untuk menyimpan ASI perah dalam waktu lama.

Ibis 19

Nah, kalau ini saya dan Calvin bukan lagi berkaca di depan cermin biasa ya, karena itu sebenarnya adalah pintu geser kamar mandi. Jadi kalau pintunya ditutup, seolah seperti pintu rahasia yang menyembunyikan kamar mandi.

Ibis 3

Ibis 5

Ibis 9.jpg

Nah, sekian dulu ulasan mengenai kamar. Selanjutnya kita lihat suasana makan di Streats Restaurant & Bar, yuk!

Ibis 30

Ibis 31

Ibis 33.jpg

Makanan yang disajikan enak dan lengkap, sesuai standar kualitas makanan hotel berbintanglah. Tuh, Si Calvin aja sampai asyik mencicipi buah-buah yang dicelup ke chocolate fountain.

Ibis 37

Ibis 34

Ibis 35

Ibis 46

Ibis 41

Karena saking banyaknya spot Instagrammable di hotel ini, saya pun tak melewatkan kesempatan untuk berfoto-foto ria di banyak tempat. Iyalah, siapa sih yang nggak pengen berfoto di ruangan interior yang cantik kayak gini? Tuh, Calvin aja nggak mau kalah, pengen ikut bergaya di atas troli hotel, hehehe…

Ibis 48

Di hotel Ibis Style ini, tamu hotel juga bisa menikmati fasilitas gym yang cukup komplit, lho! Lalu yang unik, di bagian belakang restoran terdapat halaman belakang yang difungsikan sebagai kebun yang asri sekaligus area outdoor untuk restoran dan tempat bersantai ria yang teduh.

Ibis 49

Oh ya, terus omong-omong dimana kolam renangnya? Masa hotel enggak punya kolam renang, sih? Kenyataannya memang demikian, Moms. Hotel Ibis Styles tidak dilengkapi dengan kolam renang karena dirasa tidak sesuai dengan positioning hotel untuk menunjang mobilitas tinggi kaum urban yang menyukai gaya hidup praktis dan efisien. Toh, untuk menunjang kesehatan, sebagai gantinya kolam renang, pihak Ibis Styles sudah menyediakan fasilitas gym dan courtyard.

Nah, gimana Moms? Apakah Anda juga tertarik melakukan staycation di hotel Ibis Styles Jakarta?

Untuk informasi lebih lanjut, Moms bisa mengunjungi tautan situs di bawah ini:

https://www.accorhotels.com/id/hotel-8674-ibis-styles-jakarta-tanah-abang/index.shtml

Menemukan Tipe Popok yang Sesuai untuk Si Buah Hati

Merries 1.jpg

Bicara soal popok anak (diapers), sejujurnya saya sudah beberapa kali mencoba berbagai macam merek popok untuk Calvin. Sejak dia bayi hingga usianya yang kini beranjak 2,5 tahun. Calvin udah kenyang kayaknya sih untuk mencoba berbagai macam diapers. Tentunya saya ingin Calvin mendapatkan yang terbaik, dong tentunya.

Apalagi seiring dengan bertambahnya usia anak, tentu soal asupan makanan dan aktivitasnya juga ikut bertambah. Karena itu dibutuhkan popok yang punya daya serap maksimal sehingga kita tidak perlu terlalu sering mengganti popok si kecil. Iya dong, memang ibu mana yang mau boros-borosan dengan sering beli popok, sih?

Memang sih, ada pula yang namanya popok kain yang bisa dicuci dan dipakai berkali-kali. Tapi jujur saja, berapa banyak ibu-ibu sekarang yang masih punya banyak waktu luang untuk mencuci popok-popok kain anak, sedangkan kesibukannya sendiri saja mengurus ini-itu di rumah seolah tak pernah selesai?

Padahal daya serap popok kain menurut saya tidak terlalu optimal, sedangkan anak bisa pipis atau buang air besar (BAB) berkali-kali dalam sehari. Belum lagi risiko popok kain yang tidak higienis karena sudah dipakai berulangkali, sehingga noda-noda kekuningan tergambar jelas di sana. Haduh… Membayangkannya saja sudah capek sendiri, maka itu saya mantap lebih memilih popok sekali pakai deh, untuk Si Calvin.

Merries 2.jpg

 

Nah, dari sekian banyak merek popok yang saya pernah coba, saya jatuh hati dengan Merries Pants Premium. Sekedar informasi, popok Merries terbagi dalam dua jenis, yaitu Merries Pants Premium (bungkusnya warna putih) dan Merries Good Skin (bungkusnya warna hijau). Kebetulan yang akan saya ulas disini adalah Merries Pants Premium. Produk popok yang beredar di pasaran dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu: tipe tape (perekat) dan pants (celana). Keduanya ini punya kelebihan masing-masing, tapi umumnya popok tipe perekat cocok digunakan untuk bayi yang masih kecil dan usia newborn. Sedangkan popok tipe celana lebih sesuai untuk bayi yang sudah aktif bergerak.

Kelebihan popok tipe celana menurut saya:

  • Popok celana dapat dipakaikan seperti memakai celana dalam.
  • Mengganti popok menjadi mudah karena bagian pinggang tidak perlu diatur lagi.
  • Langsung pas dipakai dan lembut di perut bayi walaupun bayi banyak makan atau minum.
  • Cocok untuk bayi yang aktif bergerak.

 

Merries 20

Untuk produk Merries Pants yang saya pakaikan ke Calvin adalah yang bertipe celana ukuran XL. Memilih ukuran popok ini juga harus diperhatikan lho, Moms. Karena saya pernah memakaikan Calvin ukuran popok yang dibawah XL dan saat dia BAB, buset… tinjanya sampai ke mana-mana. Sejak itu saya jadi sangat memperhatikan ukuran popok yang disesuaikan dengan berat badannya, sebelum membeli.

Merries 12

Merries 25

 

Kenapa saya memilih popok Merries untuk popoknya Calvin? Tentunya karena saya melihat berbagai keunggulannya. Keunggulan ini saya rasakan setelah Calvin pakai. Kan ketahuan ya, Moms, cocok dan tidaknya anak dengan diapers-nya setelah pemakaian. Ada yang anaknya jadi tidak nyaman, kulit anaknya jadi merah-merah, bahkan ada yang menyebabkan ruam. Untungnya ketika memakai Merries, hal-hal demikian tidak terjadi pada Calvin.

Beberapa keunggulan yang saya rasakan ketika menggunakan Merries sebagai berikut:

  1. Memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga kulit Calvin tetap kering dan nyaman. Di bagian pinggangnya ada teknologi “terowongan udara” yang membantu menjaga kulit bayi tetap lembab.
  2. Seluruh bagian karet popok terasa lembut, nyaman dan pas banget di badan Calvin. Saat dipakaikan, popok Merries tidak terasa mengganjal atau mudah melorot. Popok Merries ini bahkan pernah memenangkan Good Design Award di Jepang karena kenyamanannya saat dipakai.
  3. Saya semakin dipermudah dengan fitur “alarm” penanda pipis. Bila popok Merries sudah menyerap penuh, maka garis kuning di popoknya akan berubah warna menjadi biru.

Nah jadilah sekarang popok Merries Pants Premium menemani keseharian Calvin untuk beraktivitas dengan nyaman. Masih ragu dengan kualitas Merries? Sekedar informasi, popok Merries adalah popok dengan penjualan nomor satu di Jepang selama 10 tahun (2007 – 2017), lho! Jadi sudah pasti produk Merries terjamin kualitas dan kehandalannya, Moms.

Merries 27

Untuk informasi lebih lanjut tentang popok Merries, Moms bisa mengunjungi situs resmi Merries. Kalau Moms mau membeli popok Merries, juga sekarang tidak perlu lagi repot-repot mencari di luaran, karena Moms bisa langsung mengunjungi www.merries.co.id/buy-now

Bandung Getaway (Part 2)

DSCF4723

Berlanjut ke catatan liburan Bandung Getaway berikutnya, setelah check-out, saya kemudian melanjutkan singgah ke Hotel Padma di kawasan Ciumbuleuit, Bandung. Hotel yang satu ini menawarkan pemandangan bukit yang mempesona dengan hawa sejuk sepoi-sepoi, duh… hati pun jadi serasa adem banget…

Buat yang belum tahu Ciumbuleuit di mana, kawasan ini sebenarnya ada di daerah pinggiran kota Bandung dan kondisinya memang berbukit, makanya banyak sekali hotel dan resort di daerah ini. Oh ya, Universitas Katolik Parahyangan yang terkenal di Bandung itu juga ada di daerah ini, lho.

DSCF4764
Dekorasi wayang golek khas Sunda yang menghiasi ruangan lobby hotel.

Tidak seperti tipikal gedung hotel bertingkat umumnya, Hotel Padma ini terlihat seperti bangunan satu lantai dari luar. Tapi jangan salah, hotel ini juga sebenarnya bertingkat kok, totalnya ada 8 lantai, namun yang unik adalah tingkatan lantainya malah dari atas ke bawah. Jadi lantai 1 (lobby) itu justru lantai paling atas yang sejajar permukaan tanah, sedangkan lantai-lantai berikutnya ada di bagian bawahnya. Kok bisa? Ya karena Hotel Padma ini terletak di daerah lereng bukit. Supaya lebih jelas, yuk simak gambar hotelnya di bawah ini.

padma-hotel-bandung
Hotel Padma persis ada di lereng bukit, sehingga posisi lantai lobby justru ada di paling atas.
DSCF4765
Arsitektural hotel didominasi elemen garis dan ornamen kayu.

Nah, kemudian yuk kita longok seperti apa sih kamarnya? Kesan pertama yang saya dapatkan adalah compact dan rapi (tidak terlalu luas, tapi juga tidak terlalu sempit – alias pas!). Ini saya juga dapat complimentary dari manajemen hotel berupa flower bucket dan coklat! Duh, so sweet banget, hatur nuhun!

DSCF4793

DSCF4801

DSCF4795
Yang keren, di setiap kamar disediakan mesin coffee maker, asyik banget kan ngopi pagi-pagi sambil menikmati panorama bukit yang asri?

DSCF4799.jpg

My Padma Experience

Dengan pemandangan di sekeliling hotel yang penuh hamparan bukit hijau yang mempesona, tentu Hotel Padma tahu banget bagaimana mengemasnya bagi para tamu hotel sehingga lokasi restorannya memang didesain terbuka agar pengunjung bisa menikmati langsung suasana bukit dari segala penjuru.

Padma-Bandung-1

DSCF4728.jpg
Ibu-anak asyik berpose dari teras restoran dengan latar belakang pemandangan bukit.

DSCF4732.jpg

DSCF4731.jpg
Di sebelah kolam renang, ada spot buat yoga juga!

Bertualang di Halaman Belakang Hotel

Meskipun judulnya “halaman belakang” karena memang posisinya ada di bagian belakang, tapi jangan salah karena areanya memanjang dan menurun ke bawah (ingat kan, kalau hotel ini ada di lereng lembah?). Taman belakang hotel ini ternyata diam-diam menyimpan banyak kejutan unik untuk bertualang, makanya nggak salah dinamai “Adventure Park”.

DSCF4774.jpg

Adventure Park berisikan banyak wahana, seperti kombinasi antara playground anak, mini petting zoo dan fasilitas outbound. Sayangnya saya tidak sempat menikmati semuanya dikarenakan keterbatasan waktu. Di antaranya, sesuai informasi yang saya peroleh, wahana yang tersedia adalah sebagai berikut:

  1. Pirate Ship
  2. The Labyrinth
  3. Rabbit Village
  4. Bird Park
  5. Tree House
  6. Fish Pond
  7. Flying Fox
  8. Archery Zone (tapi saya tidak sempat ke sini)

Pirate Ship

DSCF4847.jpg
Dibuat seperti kapal bajak laut dengan perosotan.
DSCF4867.jpg
Perosotannya aman kok untuk toddler, ini Calvin aja berani meluncur sendiri.
DSCF4857.jpg
Ada wardrobe cosplay koboi dan Indian yang bisa dipakai untuk foto-foto narsis.

Labyrinth

DSCF4819
Taman labirin yang unik dan yang pasti aman karena enggak mungkin nyasar di dalamnya.
DSCF4889.jpg
Buat anak kecil pasti suka banget kejar-kejaran di taman labirin ini.

Rabbit Village

DSCF4846
Ada “Desa Kelinci” rupanya di tengah rerimbunan bukit.
DSCF4894.jpg
Ternyata desanya seperti kastil yang dikelilingi rumah-rumah mungil ala Hobbit.
DSCF4851.jpg
Tuh, ada si kuping panjang lagi jalan-jalan di kastilnya.
DSCF4830.jpg
Dengan konsep “petting zoo”, anak-anak pun bisa berinteraksi langsung memberi makan kelinci. Disarankan untuk datang agak pagi ke sini ya, karena kalau sudah agak siang, kelincinya sudah kenyang jadi bakal ogah-ogahan kalau disodori wortel.
DSCF4835.jpg
Calvin pun jadi anteng deh, menyuapi kelinci dengan wortel.

Bird Park

DSCF4898.jpg
Di sini, kita juga boleh masuk ke dalam untuk memberi makan burung-burungnya, lho. Pintunya dibikin dua lapis supaya aman, tapi ya tidak disarankan terlalu rame waktu masuk.
DSCF4888
Mayoritas burung-burung yang dipelihara berjenis parkit.
DSCF4884
Makanan burungnya pun sudah disediakan kok, tapi jangan harap burung-burungnya mau langsung datang buat makan seperti kelinci, ya!

Tree House

DSCF4810
Nah, kalau ini semacam rumah panggung yang lokasinya sebelahan dengan taman labirin.
DSCF4817
Pas naik ke atas, kita bisa melihat sekeliling “Adventure Park” dengan lebih jelas.

Kids Activities

DSCF4862
Ada juga aktivitas nail & tattoo art untuk anak-anak
DSCF4868
Tapi ingat, enggak ada manicure dan pedicure khusus ibu-ibunya, ya!
DSCF4855
Ada sesi kreatif menggambar tote bag juga, ini lagi dijemur.

Nah, banyak banget kan aktivitas di Adventure Park? Padahal saya belum cobain wahana yang lainnya lho, yang katanya ada tracking, memanah, ngasih makan ikan, dsb. Kebetulan waktu saya ke sini, memang sedang tampak ada renovasi sih, barangkali ke depannya akan ada penambahan wahana-wahana baru lagi.

Kolam Renang

Bicara fasilitas hotel, tentunya belum lengkap kalau tidak mengulas fasilitas kolam renangnya, ya Moms. Sayangnya lagi-lagi karena keterbatasan waktu berhubung hanya 1 hari menginap, saya juga tidak sempat mencicipi kolam renang di sini, jadinya hanya sempat berfoto-foto ria saja.

DSCF4734.jpg

DSCF4932.jpg

DSCF4949

DSCF4951.jpg
Ada kolam jacuzzi-nya juga, loh!
DSCF4947
Berkongkow sejenak di pinggir kolam renang di jam-jam terakhir sebelum check out.
DSCF4937.jpg
Nah, ini pemandangan di spot yoga (sebelahan sama kolam renang), keren banget, ya? Keren pemandangannya dan keren orangnya juga, kan? Hehe…

Koboi Cilik Dadakan

Sebelum pamit pulang, Calvin ngerasain dulu jadi koboi Ciumbuleuit dengan menaiki kuda di depan area parkiran Hotel Padma. Kuda-kuda jinak ini sebenarnya bukan termasuk fasilitas hotel, tapi memang disewakan oleh warga sekitar untuk tamu hotel yang ingin menunggangi kuda. Tarifnya untuk sekali naik dan berputar-putar seharga Rp 20.000,-.

DSCF4926.jpg
Ini ekspresi muka tegang, takut campur senang kayaknya, ya…
DSCF4931.jpg
Nah ini foto emaknya ikut antusias walaupun enggak berani naik kudanya.

Gimana Moms, asyik kan merasakan Padma Experience di Hotel Padma Bandung? Jadi tertarik dong ingin menginap (lagi) di sini? Begitu juga saya pastinya… Sudah tidak perlu diragukan lagi!

Hatur nuhun untuk seluruh staf dan manajemen Hotel Padma Bandung, semoga dalam waktu dekat kita bisa berjumpa kembali.

 

Hotel Padma Bandung

Jl. Ranca Bentang 56-58 Ciumbuleuit, Bandung 40142

Telepon: (022) 203 0333 / Fax : (022) 203 6633

IG: @padmabandung

http://www.padmahotelbandung.com

Bandung Getaway (Part 1)

DSCF4587

“Wah… Foto liburan ke pantai mana tuh? Katanya liburan ke Bandung, kok fotonya kayak lagi di pantai?”

Well, ini beneran ada di Bandung kok, Moms… Tepatnya di area kolam renangnya The Trans Luxury Hotel di Bandung. Nah, mau tahu nggak lebih lanjut ada apa saja di hotel ini selama saya menginap? Yuk, ikuti ulasannya di bawah ini!

Nuansa Kemewahan Urban Lifestyle

da9f21eafe631480bf3088df009692f6

Bayangkan sebuah hotel berbintang lima yang bersebelahan persis dengan mall dan wahana taman bermain… Sudah terbayang kan asyiknya? Ya, dengan kondisi wah tersebut, tak heran The Trans Luxury Hotel dengan cepat menjadi salah satu hotel paling ikonik dan terkenal di kota Bandung.

Jadi ceritanya pada tanggal 26 Juni 2019 kemarin, saya merencanakan liburan singkat bareng keluarga ala-ala Bandung Getaway gitulah, selama 2 hari ke Bandung. Nah, hotel pertama yang kami singgahi adalah The Trans Luxury ini. Awalnya saya pikir, ah menginap di hotel ini kalau bosan, tinggal ngeluyur aja ke sebelahnya, kan ada Trans Studio yang terkenal itu. Ternyata pas ngendon di kamarnya, malah jadi keasyikan saking nyamannya, sampai-sampai waktu satu hari pun jadi tak terasa tanpa perlu harus ke Trans Studio, lho.

3(4).jpg
Foto diambil langsung dari situs The Trans Luxury Hotel – karena foto kamar yang saya tinggali sudah terlanjur acak-acakan, sehingga kurang bagus kalau difoto, hehe…
DSCF4697
Nah, kalau ini baru foto real dari kamar saya…

Saya memesan dua kamar untuk kami berlima (suami, Calvin, mami, papi dan sus-nya Calvin). Sengaja saya pilih kamar yang ada connecting door-nya, sehingga kalau ada keperluan tidak perlu repot. Kamar pun jadi terasa lapang, lebih mirip apartemen malahan. Untuk suasana kamarnya, kurang lebih seperti gambar di atas dengan ada dua pemandangan yang ditawarkan, yaitu pemandangan ke arah perkotaan dan kolam renang.

DSCF4683
Ini foto pemandangan “kolam renang” dari jendela kamar saya.
DSCF4698.jpg
Saking semangatnya, Calvin berulang kali keluar-masuk connecting door dengan Bontoy kesayangannya.

Di kamar doang seharian, memangnya nggak bosan apa? Tadinya saya juga mikir begitu, tapi begitu sudah mencicipi empuknya kasur hotel ditemani tayangan TV cable dan Wi-Fi gratis dari hotel, saya pun jadi terlena betah berlama-lama di kamar, hahaha…

DSCF4687

Begitu malam tiba, perut pun mulai keroncongan. Mau cari makan apa ya? Gampang Moms, tidak perlu jauh-jauh, cukup kita jalan kaki saja ke mall yang persis bersebelahan dengan hotel (masih satu area, kok), yaitu TSM (Trans Studio Mall). Tadinya saya kira mall ini palingan hanya pelengkap saja, isinya juga pasti nggak lengkap. Ternyata saya keliru, TSM ini cukup komplit lho, bahkan tempat makan favorit saya, Sushi Tei pun ada! (Tapi ya masa sih jauh-jauh ke Bandung, malah makan di Sushi Tei?). Mau nonton bioskop? Toko buku? Gunting rambut? Belanja baju atau makan-minum? ATM Center? Cari playground buat anak? Ada semua dong di TSM…

DSCF4591

Yang paling ditunggu-tunggu pas menginap di The Trans Luxury sudah pasti kolam renangnya yang terkenal dengan artificial beach-nya, Moms. Pasirnya saja katanya diimpor dari Australia, lho! Jadi disini kita beneran serasa lagi di pantai, bisa main pasir-pasiran atau mau bikin istana pasir juga oke sajalah!

DSCF4594.jpg

Fasilitas di THE POOL :

  • Heated water technology
  • White sandy beach pool, lap pool, kids pool with a slide and jacuzzi
  • Certified lifeguard
  • Towel, shower, amenities and slippers
  • Luxurious poolside lounger
  • Sunken Bar
DSCF4595.jpg
Beneran kok, ada lifeguard yang senantiasa memantau, udah kayak adegan di film “Baywatch”.

Calvin pun sudah pasti terlihat sangat menikmati basah-basahan di kolam renang ini, sampai-sampai dia nangis kejer sewaktu disuruh udahan balik ke kamar. Oya, di area ini juga ada Kids Club yang ada acara macam-macam untuk anak-anak, tapi Moms mesti cek jadwalnya dulu karena hanya ada di jam-jam tertentu saja.

DSCF4614.jpg

DSCF4659

DSCF4650

Nah, sekarang sudah tahu kan kenapa waktu 1 hari terasa tidak cukup untuk menikmati The Trans Luxury Hotel Bandung? Kenapa saya sampai tidak sempat melipir ke Trans Studio Bandung yang cuma sejengkal dari hotel? Ya, karena di hotelnya sendiri saja sudah betah dan nyaman, hehe…

DSCF4715

Ini foto kenang-kenangan terakhir saya berpose di tangga lobby The Trans Luxury Hotel Bandung sebelum check-out. Sudah mirip pose Cinderella yang menuruni tangga istana, belom? Hehehe… Eh, by the way… Saya baru nyadar kalau hotel ini didominasi warna merah maroon, hitam dan emas, yang semakin menambah nuansa mewahnya.

Terima kasih untuk segenap staf dan manajemen The Trans Luxury Hotel Bandung, kapan-kapan kalau saya berkesempatan ke Bandung lagi, pasti kita akan berjumpa kembali!

 

The Trans Luxury Hotel Bandung

Jl. Gatot Subroto No.289, Cibangkong, Kec. Batununggal, Bandung 40273

Telepon: (022) 8734 8888

IG: @thetransluxuryhotel

http://www.thetranshotel.com

Emergency! Emergency!

Robocar Ancol 20

“Emergency! Emergency!…”

Wah, panggilan darurat apaan itu ya? Ooh, ternyata itu kode panggilan buat Si Poli dan Amber dari Serial Robocar Poli yang gemesin itu. Pas Liburan Lebaran kemarin saya berkesempatan mengajak Calvin buat nonton Live Show Robocar Poli di Pantai Lagoon, yang terletak di dalam kawasan wisata Ancol, Jakarta. Kebetulan juga memang Calvin lagi demen sama Robocar Poli dan sudah punya beberapa mainannya di rumah. Wah, so pasti Calvin seneng banget dong ya ketemu jagoannya?

Nah, untuk Moms yang mau nonton acara ini, catat ya tanggalnya hanya sampai 16 Juni 2019 saja, dengan dibagi menjadi dua sesi acara per harinya, yaitu pukul 14.30 dan 17.00 WIB. Karena durasi acaranya kurang lebih hanya sekitar 30 menitan saja, jadi better jangan sampai telat ya, datangnya! Oya, acara nonton Robocar ini gratis lho, cuma di akhir acara ada sesi meet & greet-nya yang berbayar.

Robocar Ancol 5

Ada apa aja sih acaranya? Sebelum acara dimulai, presenter-nya akan mengajak anak-anak untuk berkumpul. Lalu kita diajari bagaimana caranya memanggil Robocar Poli, yaitu lewat berseru-seru “Emergency! Emergency!”. Nah, kemudian muncullah kakak-kakak kece yang menyuguhkan modern dance untuk memanaskan suasana sambil diselingi pertunjukan drama yang memberikan pesan moral buat anak-anak.

Robocar Ancol 12

Setelah itu, barulah muncul jagoan yang ditunggu-tunggu semua anak-anak di tempat itu, eng… ing… eng, yaitu Poli (Robot Mobil Polisi) dan disusul Amber (Robot Mobil Ambulans). Mereka kemudian juga ikut menari atraktif sembari mengajak anak-anak untuk menirukan gaya mereka.

Robocar Ancol 14.jpg

Oya, disamping kanan panggung, juga ada booth Toys Kingdom yang eksklusif menjual berbagai merchandise dan mainan Robocar Poli dengan harga spesial diskon 20% all items! Wahhh, kapan lagi ya bisa beliin mainan favoritnya Calvin dengan harga diskon, coba?

Robocar Ancol 6.jpg

Akhirnya dua bocah di tengah pelukan saya ini anteng mendapat hadiahnya masing-masing, yaitu mobil-mobilan Poli untuk Calvin dan mobil-mobilan Amber buat Kiera. Nah, semua sama-sama senang dan puas, kan?

Robocar Ancol 7.jpg

Selesai acara, ada sesi meet & greet buat anak-anak dan orangtua yang mau berfoto bersama Poli dan Amber di atas panggung dengan cukup membayar Rp 50.000,- saja. Biaya tersebut sudah termasuk cetak foto ukuran 6R.

Terima kasih ya, buat Robocar Poli dan Taman Impian Jaya Ancol yang sudah mewujudkan impiannya Calvin!

Robocar Ancol 21